Breaking News

Pemerimtah Provinsi Bersama Aparat Kepolisian Dan Jajaran Dishub Melakukan Razia Kepada Pengandara Roda 2 Dengan Alasan 'Sosialisasi Pemutihan'

Banjarmasin//Aparat gabungan yang terdiri dari Pemerintah Provinsi, aparat kepolisian dan aparat dinas perhubungan menggelar razia yang berlangsung pada hari ini di halaman kantor dinas Pariwisata dan budayq kota Banjarmasin yang terletak di jalan P. Hidayattulah kota Banjarmasin Kamis, 28 Agustus 2025 ini. Adapun yang menjadi sasaran dari razia gabungan dari pemerintah provinsi, aparat kepolisian lalu lintas dan aparat dishub ini adalah pengendara roda dua (2) yang melintas di jalan P. Hidayattulah pagi hari Kamis, 28 Agustus 2025 ini dengan alasan razia dalam rangka sosialisasi pemutihan terhadap surat kendaraan bermotor roda dua (2) dan surat ijin pengemudi yang di mintai untuk dinperlihatkan kepada aparat pemeriksaan setempat tersebut. 

Seperti yang di sampaikan oleh salah satu pengenudi ojek online ketika melintasi jalan tersebut mengatakan, tadi saya di periksa surat seperti STNK dan SIM C saya. Dimana ketika di tanya dalam hal apa razia ini. pemeriksa dari pemerintah provinsi menyebutkan razia inj dalam pemeriksaan surat kendaraan yang mana agar daapt melakukan pengurusan surat apabila terdapat surat kendaraan bermotornya mengalami pajak tidak di bayarkan guna mendapatkan pajak daerah. Ungkapnya.

Anehnya razia ini tidak tersebarkan melalui himbauan tetapi aparat penerintah dan pihak lainnya langsung bekerja di lapangan dengan memasangkan plang sosialisasi saja. Banyak pengendara yang sempat merasa ada yang tidak membawa surat kendaraannya dengan alasan karna pengen cepat-cepat mengantar suami untuk kerja ketika di sampaikan kepada awak media dan juga ada dari driver online yang merasa hal ini razia ini tiba-tiba namun untungnya surat kendaraannya lengkap baik STNK yang sudah bayar (masih aktip) hingga memiliki SIM C yang masih berlaku. 

Hal inilah yang membuat masyarakat merasa banyak kebinguan dan sempat ada yang stress ketika adanya peneriksaan yang terjaring dengan tiba-tiba di tambah sulitnya perekonomian masyarakat saat ini yang melanda kondisi keadaan di tambah lagi giatnya pemerintah melakukan aksi razia untuk mencari pendapatan asli daerahnya sebagai pendapatan dari segi pajak ini. 

Para pengguna jalan mengeluhkan di sisi pemerintah aktip keras melakukan tindakan ini sementara banyak jalan-jalan yang masih rusak, seandainya pelaksanaan berimbang dengan penarikan pajak untuk daerah, infrastruktur yang dengan mulus tanpa adanya jalan yang rusak masyarakat mungkin memahami hal ini untuk membayar pajak surat kendaraannya. Namun hal ini tidak berimbang penerintah melakukan giat-giatnya penerimaan pajak sementara banyak infrastruktur yang masih dalam keadaan memprihatinkan terutama jalan yang di lalui oleh pengendara baik roda dua (2) danroda empat (4) yang masih dalam kondisi rusak di provinsi Kalimantan Selatan. 

Ini dikeluhkan oleh pemilik roda empat (4) yang juga merupakan pengemudi online ini merasa dalan melakukan perjalanan sering terkendala jalan yang dialami tidak mulus atau banyak rusak.

'Pajak di perketat sementara jalan banyak rusak, harusnya giatnya melakukan pemungutan pajak jalan pun berjalan dengan mulus, sehingga ban roda saya tidak cepat rusak akibat jalan yang kurang mulus atau rusak. 

Inilah yang menjadi keluhan masyarakat dengan kinerja pemerintah saat ini. Pajak diperketat sementara sarana infrastruktur banyak yang rusak, Kemana kinerja penerintah daerah saat ini. Pertanyaan ini harus di jawab dan di perhatikan. Gayatri Putri News@gmail.com melaporkan.(Gatot)
© Copyright 2022 - Gayatri Putri News