Awak media online Gayatri Putri News yang datang langsung kekkantor polres Banjarbaru devisi Kasat Lantas. Sang Kasat lantas yang bernama AKP Embang Pramono SH,MH untuk di konfirmasi terkait kemnatian dalam kecelakaan lalu lintas tunggasl yang mengakibatkan hilangnya nyawa yang bernama Juanda akibat di tabrak rekan kerjanya yang juga seorang kernek bernama Akbar yang bekerja di rumah ayam potong dan dan berbagai macam pemilik rumah makan H. Mustofa ini.
Dimana ketika awak media hendak mengkonfirmasi di dapat infoermasi yang di terima oleh anak buahnya yang bernama Reno, bahwa sang kasat lantas AKP Embang Pramono tidak ada di tempat.
'Pa kasat lantas sedang ada urusan luar, tidak berada di tempat dan juga ka unit sedang sibuk ada zoom meeteng tidak dapat di ganggu', ungkapnya anak buahnya kasat lantas yang bernama Reno kepada awak media online yang sedang ingin mengkonfirmasi terkait kejadian kecelakaan ini.
Reno mempersilahkan untuk menemui lain kali, dan juga dia mengatakan kasus kematian Juanda sudah di anggap lama yang t erjadfi pada tanggal 31 Desember 2025.
Pihak aparat Lantas polres Banjarbaru menilai kasus ini sudah lama, tetapi dari kasus ini adanya kejanggalan dimana polisline yang di temukan awak media di tempat kejadian perkara berada di tong sampah. Lalu siapa yang melakukan hal ini? inilah yang menjadi pertanyaan dari awak media yang ingin mengkonfirmasi hal ini, namun tidak adasatupun yang memberikan keterangan dari hal ini. terrmasuk Kasat lantan Polres banjarbaru AKP Embang Pramono SH,MH yang tidak ada di tempat.
Sampai berita ini di naikkan, tidak adanya hal dapat menjelaskan terkait hal ini. Oleh sebab itu, misteri kecelakaan yang mengakibat Juanda seorang kernek yang di tabrak rekan kerjanya sendiri pegawai dari rumah ayam potong dan berbagai macam pengusaha rumah makam ini menjadi misteri yang perlu dia angkat dan di pertanyakan oleh publik. Ada apa dengan hal ini yang terjadi?.

Social Header