Pada hari Jumat, 2 Januarin 2026 ketika awak media mendatangi untuk mengkonfirmasi kejadian yang terjadinya memakan korban kernek dari karyawan pengusaha itu sendiri yang bernama Mustofa ini, dimana pada kejadian investigasi awal awak media menemukan adanya bangunan pagar yang masih hancur dan di lepasnya garis polis line polisi oleh oknum yang sampai saat ini menjadi pertanyaan bagi awak media online Gayatri Putri News@gmail.com, siapa yang melepas garis polis line polisi ini yang tergambar pada hari Rabu malam kertika awak media online mendatangi tempat kejadian terjadinya kecelakaan yang mana garis polisline tersebut di temukan berada di tong sampah dekat pagar yang hancur akibat di tabrak tersebut.
Ternyata pada hari Jumat, 2 Januari 2026 ketika kembalinya awak media untuk mendatangi guna mengkonfirmasi kepada sang pemilik Ayam potong dan pengusaha berbagai macam rumah makam ini yaitu Mustofa. pagar tersebut sudah di rehab atau dalam perbaikan, hal ini guna menghilangkan adanya kejadian yang terjadi.
Namun ketika awak media datang dan melihat serta mempertanyakan hal ini, sang pemiklik ayam potong dan pengusaha berbagai rumah makan ini mengelak kepada awak media saat di tanya. Lho kenapa pa pagar yang baru hancur di tabrak dan kami dari awak media mau mempertanyakan sudah di lakukan perbaikan!. Sang pemilik menjawab dengan berbagai alasan yang tidak masuk asal akal (kurang jelas).
'Saya kurang tahu mas. ketika saya datang dari pergi tiba-tiba pagar sekolahan ambruk, saya langsung tanya kepada anak buah saya David. Dan David menjawab pertanyaan saya ambruk pa ungkapnya Mustofa sang pemilik Ayam potong dan pengusaha berbagai rumah makan ini kepada awak media online gayatri Putri News.
Lalu saya mempertanyakan, bukannya pagar ambruk akibat adanya kecelakaan yang mengakibatkan hilangnyan nyawa yang bernama 'Juanda ' yang di tabrak oleh kernek bapa yang bernama 'Akbar'. pemilik ayam potong dan pengusaha berbagai macam rumah makan ini agak kebingungan dan pura-pura tidak tahu adanya kejadian dan seoalh mempertanyakan kepada ana buahnya yang bernama David, apa benar adanya kejadian seperti itu! dan awak media memberikan bukti poto yang terekam oleh awak media pada saat kejadian yang datang kesana pada hari Rabu, 31Desember 2025 malam sekitar jam 19.56 lewat malam dan bertemnu beberapa orang saksi yang di antaranya karyawannya dari tempat pengusaha bekerja ini.
Dari hasil yang di perlihatkan sang anak buah kepecercayaan dari pengusaha ayam potong dan pemilik bebragai macam rumah makan ini David marah-marah sambil pergi.
'Kami semua tidak ada di tempat dan pergi kerumah duka un tuk mengucapkan berlangsungkawa', papar David kepada awak media yang datang mempertanyakan hal ini sambi dengan nada marah ketika terusik dengan kedatangan saya kesana.
Artinya kejadian ini seolah ingin di sembunyikan darin publik, dimana ketika awak media datang untuk mempertanyakan agar tidak terpublikasi ke media mengenai hal ini.
Anehnya lagi, ketika awak media sedang pulang di perjalanan mendapatkan pesan singkat via wush up. dimana nomor yang tidak dikenal dengan nomor 0857 5092 6248 menghubungi dan mempersilahkan untuk bertemu ketika ingin mengetahui kejadian sebenarnya. namun dari pertanyaan ini sempat di tanyakan bahwa kasus kecelakaan yang menelan korban bernama 'Juanda' iakibat di Tabrak rekan kerjanya yang bernama 'Akbar' sang kernek yang belum menguasai benar menegenai mobil dan belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) ini sudah di tutup oleh Kasatlantas Polres Banjarbaru seperti yang di sampaikannya oleh anaknya pengusaha ayam potong dan pengusaha berbagai rumah makan Mustofa ini yang mengaku Jurnalis di kota Banjarbaru kepada saya. Dimana sebelumnya Kasat lantas sudah melakukan konfrensi pers kejadian dan agar kasus ini sudah di selesaikan.
Hal inilah yang membuat keanehan dari kasus ini. Ada apa di balik kematian 'Juanda' akibat ditabrak oleh sang rekan kerja yang bernama 'Akbar'. dengan banyaknya pertanyanya yang di jawab oleh sang pemilik ayam potong dan pengusaha berbagai ruymnah makan ini dengan seolah untuk menutupin kejadian hal ini guna di ungkap ke pubik. yuk ! Simak terus berita media online Gayatri Putri News@gmail.com yang selalu memberikan berita independen dan terpecaya untuk di baca publik. Gayatri Putri News@gmail.com melaporkan (Gatot)

Social Header