Breaking News

Media Online Gayatri Putri News@gmail.com 'Tidak Merasa Takut Terkait' Ancaman Kepala Desa Iham Akan Menggugat Balik Atas Pemberitaan Yang Menyangkut Dirinya Dengan Siti Mariana

Banjarmasin//Kabar yang di terima oleh media online Gayatri Putri News@gmail.com, yang mana Kepala Desa Ilham akan mengatakan menggugat balik paraninsan pers yang telah memberitakan dirinya beberapa waktu lalu, di anggap oleh media online Gayatri Putri News@gmail.com ' Tidak Merasa Takut' dengan hal ini, Dimana hal ini berita yang di sampaikan olehnya sudah sesuai dengan UU Pers no.40 tahun 1999, Dimana pempublikasian berita adalah bersumberkan fakta dan kenyataan, bukan di ada-ada atau di buat alias di karang oleh para jurnalis media.

Dimana hal ini terkait masalah kepala desa yang bernama Ilham dalam pernyataan yang di muat oleh Pijar Kalimantan, akab menuntut balik terhadap isi pemberitaa yang memuat dirinya dan mengatakan telah melanggar kode etik 'Jurnalistik'.

Dalam kode itik Jurnalistik di katakan bahwa, para jurnalis dalam membuat berita bersumberkan fakta dan bukti yang jelas. Bukan asal memberikan publikasi kepada masyarakat luas. 

Namun hal ini seorang kepala desa yang sedang memiliki masalah harusnya mendalam sebelum berkata di media online Pijar Kalimantan dengan mengatakan, bahwa media online telah melanggat kode etik 'Jurnalistik'. Seolah-olah berita yang di naikkan adalah bersumber dari rekayasa atau karangan atau opini dari Jurnalistik sendiri tanpa ada bukti dan fakta yang di publikasikan oleh seorang jurnalistik. Seharusnya kalau merasa dirinya terpublikasikan bisa mengadakan konfirmasi yang jelas dan memberikan penyampaian kepada media yang telah membuat atau mempunlikasikan dirinya ini. Bukan dengan mengatakan pernyataan atau sikap seolah dirinya tidak merasa adanya kesalahan yang terjadi pada keluarganya sendiri.

Terkait apa yang menjadi baik itu dulunya pernikahan secara hindu kaharingan ( atau non agama secara hukum, itu merupakan urusan pribadi dirinya dan di selesaikan secara pribadi antara kedua belah pihak bukan membuat berita yang menyatakan akan menuntut balik terkait masalah jirnalistik yang memberitakannya.

Jurnalis dalam pemberitaan sudah sesuai kode etik di mana sumber yang berkata atau berbicara sudah jelas yang di ungkapkan oleh Siti Mariana selaku penggugat terhadap dirinya dan melalui kuasa hukumnya bukan kesalah awak media. Namun seharusnya dirinya dapat bertemu dan menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya kepada awak media yang menpublikasi dirinya dan martabatnya sebagai seorang kepala desa saat ini di jabatnya dengan ketakutan bahwa dirinya ada memiliki permaslahan rumah tangga, sehingga publikasi publik terhadap dirinya 'Salah' dan akan menuntut melalui kuasa hukumnya nantinya. 

Dengan pemberitaan yang di sampaiakan oleh Pijar Kalimanatan, media online siap untuk menghadapi.

Apapun resiko seorang jurnalistik dalam pemberitaan harus berani menghadapi resiko, tetapi semua ini berdasarkan bukti yang telah di sampaiakan bukan mengada-mengasa atau membuat berita tanpa sumber berita yang berbicara dengan media tersebut. Seharusnya malah dirinya yang akan di tuntut balik dengan alasan bahwa seolah-olah media tidak memiliki pakta dan bukti yang berbicara dengan media, dan seharusnya dirinya dapat bertemu dan menjelaskan seperti apa bukan berbicara dengan publik seolah dirinya tidak ada salah.

Di tambah lagi dirinya sudah memeluk agama yang terakhir yaitu 'ISLAM' dengan menjadi seorang 'Mualaf' yang mana sebelum agama yang dianutnya tidak terdapat di Negara Indonesia atau sebaliknya.

Jadi ini dirasa oleh pimpinan media online Gayatri Putri News@gmail.com yang berorganisasi 'SIJI' (Suara Independen Jurnalis Indonesia) sudah sesuai dengan koridor jurnalistik sebagai seorang jurnalis yang mempunlikasi berira sesuai dengan fakta dan sumber yang jelas yaitu Siti Mariana dan melalui kuasa hukumnya Hafidz Halim SH, bukan mengada-mengada berita yang kurang jelas. Silahkan kalau mau konfirmasi terhadap berita yang memuat dirinya dengan menghubungi no wash up 087859049231 bukan seperti ini. Seolah-olah publik membaca dan melihat berita yang di sampaikan oleh media online dari Gayatri Putri News@gmail.com yang berorganisasikan SIJI adalah berita yang 'Tidak Benar' alias berita bohong yang di buat tanpa sumber berita yang jelas. Silahkan hubungi nomor tersebut dan menyampaikan hal yang sebenarnya, sehingga berita ini dapat menjadi jelas yang di sampaikan antara yang berpekara dengan yang di perkarakan bukan memberikan ke publik melalui media lainnya.Gayatri Putri News@gmail.com melaporkan (Gatot)
© Copyright 2022 - Gayatri Putri News